Tulungagung, 18 November 2019, dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 2019 PMII mengajak mahasiswa IAIN Tulungagung mengadakan sikap aksi Solideritas. Mulai pukul 08.00 WIB, beberapa mahasiswa dari berbagai macam fakultas seperti, FUAD, FEBI, FTIK dan FASIH berikut andil untuk merayakan agenda tersebut. Peserta yang mengeikuti sebuah aksi tersebut bukan hanya dari organisasi Intra saja. Hal ini tentu mengundang gairah semangat dari beberapa organisasi Ekstra. Salah satunya yaitu PMII, yang ikut andil di dalam acara.

Aksi ini juga dilakukan oleh GJI (Gerakan Jaga Indonesia) yang menjadikan kepala konsep untuk mengadakan sebuah refleksi terhadap hari Pahlawan. Menjelang pukul 09.00 WIB, acara di buka dengan beberapa penampilan dari FUAD MUSIC yang akan mengiringi dan menghibur. Lalu di sambung dengan pembacaan puisi dan orasi. Tentu saja, yang ditunggu-tunggu dalam aksi refleksi hari Pahlwan ini, adalah Pengibaran bendera Indonesia sepanjang 60×20 meter dan Orasi Kebudayaan oleh Budi Djarot.

“Indonesia merupakan negara demokrasi yang memiliki berbagai macam warna budaya, agama, suku, yang bagaimana itu telah tertera di dalam bhineka tunggal ika. Tentu saja dengan banyaknya rasis didalamnya, kelompok radikalisme akan mudah untuk masuk kedalamnya dengan tujuan menghasut dan mengancurkan sistem negara indonesia” ujar Budi Djarot

Orasi Budi Djarot Presidium Pusat Gerakan Jaga Indonesia (GJI)

Beberapa nilai yang ada di dalam orasi Budi djarot, merupakan sebuah asupuan kepada pemuda untuk selalu menjaga dan mengamankan sistem dan demokrasi indonesia dari berbagai macam aliran radikalisme.

“Indonesia berdiri oleh perkumpulan beberapa pemuda, kemerdekaan indonesia merupakan sebuah wujud ketangguhan dan kokohnya semangat para pahlawan dan pemuda indonesia yang selalu semangat untuk menjadikan indonesia yang lebih berkualitas dan berwibawa di kaca mara negara” ujar Depta.

Ada beberapa semangat yang membara didalam tubuh semangat para pemuda yang mengikuti acara aksi refleksi hari pahlawan. Hal ini timbul ketika perkumpulan mahasiwa menyanyikan lagu indonesia raya dan pengibaran bendera merah putih sepanjang 60×40 meter. tentu saja ormek PMII menjadi garda terdepan untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan jiwa nasionalis kepada mahasiswa lainnya. Hal ini di kutip dari sahabat Luay salah satu ketua Rayon yang ada didalam kampus, yang telah membakar jiwa semangat kepada para pemuda yang lainnya.

Menyingkapi hal seperti itu, tentu saja menjadi sebuah niat dan kewajiban para pemuda, agar selalu menjadi sosok pahlawan untuk melindungi dan menaungi masyarakat untuk menjadikanya lebih berjiwa nasionalis dan cinta kepada tanah air.

Peserta kegiatan berasal dari aliansi mahasiswa IAIN Tulungagung